Alumni Akuntansi UKI Indra Halim Berkontribusi dalam Penguatan Kompetensi Akuntan Publik Pasar Modal

Jakarta, 26 Agustus 2026 — Kiprah alumni Universitas Kristen Indonesia (UKI) kembali terlihat dalam dunia profesional. Indra Halim, alumni Program Studi Akuntansi UKI sekaligus dosen Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UKI, turut berkontribusi dalam pengembangan kompetensi profesional akuntan publik melalui keterlibatannya sebagai pembicara dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (PPD) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Pasar Modal.

Kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka tersebut diikuti oleh 90 akuntan publik yang tengah mempersiapkan diri untuk menjadi Akuntan Publik yang dapat melaksanakan audit terhadap emiten di pasar modal Indonesia.

PPD menjadi bagian penting dalam proses penguatan kompetensi profesional akuntan publik di bidang pasar modal. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai ketentuan, tanggung jawab, serta kompetensi yang diperlukan dalam menjalankan profesi sebagai Akuntan Publik Pasar Modal.

Bagi profesi akuntan publik, keberadaan di pasar modal memiliki posisi strategis. Informasi keuangan dan hasil audit yang disampaikan kepada publik menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan oleh investor dan pemangku kepentingan. Karena itu, profesionalisme, independensi, integritas, serta kepatuhan terhadap kode etik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan profesi.

Alumni UKI Berkontribusi dalam Penguatan Profesi Akuntan

Dalam kegiatan tersebut, Indra Halim menyampaikan materi mengenai “Peran Akuntan sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal.”

Sebagai alumni Program Studi Akuntansi UKI yang kini berkiprah sebagai akademisi sekaligus profesional, keterlibatan Indra Halim dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi alumni dalam pengembangan profesi akuntansi di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Indra menekankan bahwa akuntan tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan dan memastikan informasi keuangan yang andal, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem pasar modal.

Kualitas informasi keuangan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung terciptanya pasar modal yang transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, akuntan publik dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi independensi, integritas, standar profesi, dan kepentingan publik.

Dinamika pasar modal yang terus berkembang juga menuntut akuntan publik untuk senantiasa meningkatkan kompetensi. Perubahan regulasi, kompleksitas transaksi, perkembangan teknologi, serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan menjadi tantangan yang perlu direspons melalui pengembangan profesional secara berkelanjutan.

Menempatkan Etika sebagai Fondasi Profesi

Selain membahas peran akuntan sebagai profesi penunjang pasar modal, Indra Halim juga menyampaikan materi mengenai Kode Etik Profesi Akuntan Publik.

Dalam sesi tersebut, ia menegaskan bahwa kompetensi teknis perlu berjalan seiring dengan komitmen terhadap etika profesi. Prinsip integritas, objektivitas, kompetensi profesional, dan kerahasiaan menjadi bagian penting dalam menjalankan tanggung jawab sebagai akuntan publik.

Pembahasan juga diperkuat melalui diskusi dan studi kasus mengenai berbagai persoalan etika yang dapat dihadapi akuntan publik dalam praktik. Peserta diajak untuk memahami bagaimana mengidentifikasi potensi konflik kepentingan, mempertimbangkan risiko etika, serta menentukan respons profesional yang tepat ketika menghadapi situasi yang berpotensi memengaruhi independensi dan objektivitas.

Pendekatan berbasis kasus memberikan kesempatan kepada peserta untuk menghubungkan prinsip-prinsip etika dengan berbagai situasi yang dapat terjadi dalam praktik audit dan jasa profesional lainnya.

Dari Alumni untuk Pengembangan Profesi

Kiprah Indra Halim menjadi salah satu gambaran bahwa alumni UKI dapat terus memberikan kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Perjalanan dari alumni Program Studi Akuntansi UKI menjadi akademisi dan pembicara dalam kegiatan pengembangan kompetensi akuntan publik menunjukkan bahwa hubungan antara perguruan tinggi dan alumninya tidak berhenti setelah kelulusan.

Sebaliknya, alumni dapat terus menjadi bagian dari ekosistem UKI melalui berbagai kontribusi di dunia profesi, pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Keterlibatan alumni seperti Indra Halim juga membuka ruang bagi terjadinya transfer pengalaman antara dunia profesional dan dunia akademik. Pengalaman di lapangan dapat menjadi sumber pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa, sementara lingkungan akademik dapat menjadi ruang untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kompetensi profesional.

Memperkuat Jejaring Alumni UKI

Bagi Ikatan Alumni Universitas Kristen Indonesia (IKA UKI), kiprah para alumni di berbagai bidang profesi merupakan bagian penting dari kekuatan jejaring keluarga besar UKI.

Alumni tidak hanya menjadi representasi institusi di tengah masyarakat, tetapi juga dapat berperan sebagai penghubung antara dunia pendidikan, dunia profesi, industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Keterlibatan Indra Halim dalam kegiatan PPD OJK menjadi salah satu contoh nyata bagaimana alumni UKI dapat mengambil bagian dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas profesi di Indonesia.

Ke depan, sinergi antara UKI, IKA UKI, alumni, mahasiswa, akademisi, praktisi, serta lembaga profesi diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kolaborasi.

Dengan semangat “Dari UKI, Berkarya untuk Indonesia”, kiprah para alumni di berbagai bidang diharapkan terus menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi alumni berikutnya untuk mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Scroll to Top